HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI KEMARIN DAN HARI ESOK HARUS LEBIH BAIK DARI HARI INI

Selasa, 03 April 2012

ANGGOTA LANUD WMI NAIK PANGKAT





Hari Senin tanggal 2 April 2012 Lanud Wolter Monginsidi (WMI) mengadakan upacara kenaikan pangkat. Ini merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh prajurit TNI Angkatan Udara. Pada  periode ini ada 10 personil Lanud WMI yang pangkatnya dinaikkan satu tingkat lebih tinggi. Kesemuanya terdiri dari 2 Perwira dan 2 Bintara, 5 Tamtama dan 1 PNS. Sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang naik pangkat, Lanud WMI mengadakan upacara dan bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Komandan Lanud WMI Letkol Pnb Ign Wahyu anggono.
Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa dengan kenaikan pangkat tentunya tugas dan tanggung jawab yang diemban akan bertambah berat, oleh karena itu mari kita buktikan memalui kemampuan kita yang tercermin dalam sifat-sifat dasar seorang prajurit TNI. Naik pangkat bukan sesuatu hal yang mudah, karena harus melewati proses yang panjang dan kriteria penilaian sebagai persyaratan serta pertimbangan pimpinan untuk memberikan kenaikan pangkat kepada para personil bersangkutan. Untuk itu, dengan kenaikan pangkat ini diperlukan adanya perubahan sikap maupun kualitas kinerja ke arah yang lebih baik lagi.

Setelah upacara selesai dilaksanakan pemberian ucapan selamat dari seluruh anggota Lanud WMI kepada anggota yang naik pangkat, dan dilanjutkan dengan prosesi berendam di kolam Lanud sebagai tradisi kenaikan pangkat.


Rabu, 28 Maret 2012

TK ANGKASA


PERTANDINGAN BULU TANGKIS IBU PIA MERIAHKAN HUT TNI AU KE 66



TENIS LAPANGAN ANTAR DINAS DALAM RANGKA HUT TNI AU KE 66 BERLANGSUNG CUKUP MERIAH


SEPAK BOLA GAWANG MINI MERIAHKAN HUT TNI AU KE 66 DI LANUD WMI


FOGGING DI LANUD WMI “AWAS TOMCAT”

Dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk Lanud Wolter Monginsidi bekerja sama dengan tim kesehatan pelabuhan mengadakan Fogging di seputaran Mako Lanud dan perumahan anggota (28/3). Hal ini dilakukan mengingat akhir-akhir ini sering turun hujan sehingga dimungkinkan banyaknya genangan air yang berpeluang besar sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk.
Danlanud WMI Letkol Pnb Wahyu Anggono menyampaikan “kita tidak boleh meremehkan keberadaan nyamuk di sekitar kita, sudah banyak korban berjatuhan gara-gara nyamuk. Terlebih lagi sekarang di Jawa mulai muncul adanya serangga jenis “Tomcat”. Walaupun di sini belum ada namun hal ini perlu kita waspadai. Untuk itu kita semua harus peduli terhadap kebersihan lingkungan. Bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk kepentingan diri kita sendiri”.

Penaburan Benih Ikan Lele di Kolam Lanud WMI

Dengan dipromotori oleh Ibu Ketua PIA Cabang 9/ D. II Lanud Wolter Monginsidi, ibu -ibu PIA mencoba untuk melakukan budidaya ikan lele. Hal ini didorong oleh langkanya ikan lele di pasar Kendari. Sehingga keberadaan kolam yang berada di saung galaksi ini dimanfaatkan untuk penabura benih.
Kegiatan ini berlangsung cukup meriah karena tidak sedikit ibu-ibu ini yang kebingungan memegang ikan lele. Bahkan ada juga yang takut. He…he…he…..



Kamis, 01 Maret 2012

WASRIK ITJENAU DI LANUD WMI


Wasrik Itjeanu pada tanggal 27 Februari sampai dengan 1 Maret 2012 menjalankan tugasnya di Lanud WMI. Dengan dipimpin oleh Marsma TNI Warsono tim wasrik melakukan pemeriksaan ke setiap jajaran Lanud. Danlanud WMI Letkol Pnb Ign Wahyu Anggono menyampaikan bahwa hal ini baik bagi kemajuan Lanud WMI.

“Wasrik dilaksanakan untuk mengetahui sejauhmana pencapaian tugas dan fungsi Lanud Wolter Monginsidi yang dituangkan dalam program kerja dan anggaran T.A 2011 apakah sudah dilaksanakan dengan baik dan benar dengan tetap berpedoman kepada ketaatan dan ketertiban. Untuk itu saya harapkan seluruh jajaran dapat memberikan data secara lengkap tanpa ada yang ditutup-tutupi. Papar Marsma TNI Warsono

Jumat, 10 Februari 2012

WASRIK IRKOOPSAU II DI LANUD WMI


Wasrik Koopsau II berkunjung ke Lanud WMI. Tim dipimpin oleh Kolonel Tek Dedi Junaidi. Selama 2 hari tim melakukan pemeriksaan terhadap jajaran Lanud WMI. “ ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program kerja Lanud WMI selama tahun 2011 yang akan dijadikan bahan pengambilan keputusan ke depan “, papar Kolonel Tek Dedi.


Kamis, 09 Februari 2012

RAPIM TNI POLRI 2012 DI SULAWESI TENGGARA



Rapat pimpinan TNI Polri yang diselenggarakan di Rumah Jabatan Gubernur Sultra berlangsung meriah dan penuh keakraban(8/1). Dimulai pada pukul 08.30 Wita acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam acara ini dihadiri oleh Gubernur Sultra, Kapolda, Danrem, Danlanal, Danlanud WMI, Kajati, Ketua DPRD  dan para perwira di jajaran TNI Polri di wilayah Sultra.

Acara ini diadakan untuk meningkatkan soliditas diantara unsur TNI Polri yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Sehingga jika TNI Polri solid maka potensi-potensi yang dapat mengancam terhambatnya pembangunan di Sultra akan dapat dicegah secara dini.

Gubernur Sultra H. Nur Alam, SE dalam arahannya menyampaikan bahwa ini merupakan pertemuan yang strategis dalam mendukung pembangunan di Sultra. Diantara unsur-unsur kelembagaan daerah pasti ada keterkaitan antara satu dengan yang lainnya berdasarkan Undang-undang masing-masing. Kekompakan , sinergitasintegrasi yang kuat dalam pemerintahan daerah sangat dibutuhkan untuk menunjang program-program pemerintah daerah.

“Saya selaku Gubernur Sultra memegang peran kunci dalam pembangunan daerah. Untuk itu mari kita menyatukan langkah antara aparat pemda, TNI, Polri dalam rangka membentuk pemerintahan yang bersih sehingga segala rintangan dan tantangan akan dapat teratasi”. Tambahnya.

Kapolda Brigjen Pol Sigit Sudarmanto, SH, MM menambahkan bahwa adanya potensi gangguan harus bisa kita deteksi dan cegah secara dini. Hal ini dilakukan dalam rangka menghadapi tantangan strategis ke depan yang berpotensi mengganggu keamanan yang mengancam stabilitas NKRI.

 Sementara Danrem 143 HO menyampaikan bahwa sampai saat di Sultra situasi hubungan TNI Polri masih solid, belum terdengar adanya gesekan antara keduanya. Untuk itu suasana yang kompak dan solid ini mari kita pertahankan dan kita tingkatkan dalam mendukung pembangunan Sultra menuju yang lebih baik lagi. Intinya TNI Polri merupakan satu kesatuan yang utuh, jika satu sakit maka yang lain akan ikut merasakan, begitu sebaliknya.