HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI KEMARIN DAN HARI ESOK HARUS LEBIH BAIK DARI HARI INI

Rabu, 04 April 2012

PENUTUPAN DANLANUD CUP VIII

Turnamen sepak bola Danlanud Cup ke VIII akhirnya selesai digelar (4/4). Even bola yang sudah merupakan even tahunan ini digelar dalam rangka memperingati HUT TNI Angkatan Udara yang ke 66  dan dimulai sejak tanggal 7 Maret 2012. Banyak sekali kejadian-kejadian yang selalu mewarnai dalam setiap pertandingan. Ada yang kalah dan ada juga yang menang. Dari seluruh pertandingan yang memperebutkan total hadiah uang tunai Rp. 17.000.000,- akhirnya keluar sebagai juara I : PS. Ismoyo, juara II : PS. Unhalu, dan juara III : PS. Lebah Merah. Selain para juara dalam turnamen ini pemain terbaik jatuh kepada Rajab dari PS Unhalu, dan berhak atas uang tunai Rp. 500.000,- plus tiket pulang pergi Kendari Makassar  via Garuda. Sedangkan top score jatuh kepada striker PS. Ismoyo yaitu Dian dan berhal atas uang tunai Rp. 500.000,-.
Komandan Lanud Wolter Monginsidi Letkol Pnb Ign. Wahyu Anggono saat menutup pertandingan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh klub peserta  yang sudah ikut berpartisipasi dalam turnamen ini, dan juga selalu menjunjung tinggi sportivitas sehingga pertandingan bisa berjalan dengan aman dan lancar.
“Saya sangat puas karena even ini berjalan dengan sukses. Selaku tuan rumah walaupun kita tidak tampil sebagai juara, janganlah dianggap sebagai kegagalan. Jadikan ini sebagai motivasi untuk berbenah demi meraih hasil yang lebih baik di even-even yang akan datang” tambah Komandan.
Dengan berakhirnya turnamen Danlanud Cup ke VIII ini maka segenap panitia mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari semua pihak dan sampai bertemu kembali di Turnamen Sepak Bola Danlanud Cup ke IX Tahun 2013. Bravo Lanud WMI





Selasa, 03 April 2012

KARYA BHAKTI HUT KE-66 TNI ANGKATAN UDARA







Bak air boro-boro mungkin masih asing bagi insan TNI Angkatan Udara. Tetapi bagi prajurit Lanud WMI atau insan Angkatan Udara yang pernah berdinas di Lanud WMI, bak air Boro-boro merupakan suatu tempat yang vital bagi kehidupan sehari-hari. Bak air ini sudah berusia bertahun-tahun, merupakan peninggalan Jepang yang berada di Desa Boro-boro yang masih masuk wilayah aset Lanud WMI. Bak air yang bertempat di kaki gunung Boro-boro ini menampung air yang berasal dari gunung yang tersimpan di akar-akar pohon. Dari tempat inilah kebutuhan air seluruh warga Lanud terpenuhi, mulai dari mandi sampai mencuci. Dengan menggunakan pipa-pipa besi yang menyusuri hutan dan perkampungan air dialirkan ke rumah-rumah. Selain untuk warga Lanud, air Boro-boro juga dialirkan untuk masyarakat di Desa-desa sekitar Lanud.

Dan untuk yang kesekian kalinya kurve bak air Boro-boro dirangkai dalam kegiatan karya bhakti memperingati Hari Ulang Tahun TNI AU yang ke 66.

Dipimpin Danlanud WMI Letkol Pnb IGN Wahyu Anggono, kurve dimulai pukul 08.00 Wita sampai dengan selesai pukul 16.00 Wita (2/4). Seluruh anggota Lanud dan juga dibantu masyarakat sekitar ikut ambil bagian bahu membahu membersihkan bak air. Bermula dari ditutupnya saluran masuk, air perlahan-lahan dikeluarkan melalui saluran pembuangan sampai habis. Kurve ini meliputi pembersihan dinding bak, pasir daun dan semua material yang mengotori bak air tersebut.  Mengingat betapa pentingnya kegunaan dari tempat ini maka dengan penuh kesadaran dan semangat pantang menyerah kurve dilaksanakan dengan serius. Peralatan yang digunakan meliputi cangkul, skop, sabit, timba, tali dan lain sebagainya. Kurve berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan. Kegiatan ini selain agenda rutin perawatan bak air agar tetap terjaga kebersihannya, juga merupakan bentuk kepedulian dari Lanud WMI terhadap aset peninggalan sejarah.


ANGGOTA LANUD WMI NAIK PANGKAT





Hari Senin tanggal 2 April 2012 Lanud Wolter Monginsidi (WMI) mengadakan upacara kenaikan pangkat. Ini merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh prajurit TNI Angkatan Udara. Pada  periode ini ada 10 personil Lanud WMI yang pangkatnya dinaikkan satu tingkat lebih tinggi. Kesemuanya terdiri dari 2 Perwira dan 2 Bintara, 5 Tamtama dan 1 PNS. Sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang naik pangkat, Lanud WMI mengadakan upacara dan bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Komandan Lanud WMI Letkol Pnb Ign Wahyu anggono.
Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa dengan kenaikan pangkat tentunya tugas dan tanggung jawab yang diemban akan bertambah berat, oleh karena itu mari kita buktikan memalui kemampuan kita yang tercermin dalam sifat-sifat dasar seorang prajurit TNI. Naik pangkat bukan sesuatu hal yang mudah, karena harus melewati proses yang panjang dan kriteria penilaian sebagai persyaratan serta pertimbangan pimpinan untuk memberikan kenaikan pangkat kepada para personil bersangkutan. Untuk itu, dengan kenaikan pangkat ini diperlukan adanya perubahan sikap maupun kualitas kinerja ke arah yang lebih baik lagi.

Setelah upacara selesai dilaksanakan pemberian ucapan selamat dari seluruh anggota Lanud WMI kepada anggota yang naik pangkat, dan dilanjutkan dengan prosesi berendam di kolam Lanud sebagai tradisi kenaikan pangkat.


Rabu, 28 Maret 2012

TK ANGKASA


PERTANDINGAN BULU TANGKIS IBU PIA MERIAHKAN HUT TNI AU KE 66



TENIS LAPANGAN ANTAR DINAS DALAM RANGKA HUT TNI AU KE 66 BERLANGSUNG CUKUP MERIAH


SEPAK BOLA GAWANG MINI MERIAHKAN HUT TNI AU KE 66 DI LANUD WMI


FOGGING DI LANUD WMI “AWAS TOMCAT”

Dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk Lanud Wolter Monginsidi bekerja sama dengan tim kesehatan pelabuhan mengadakan Fogging di seputaran Mako Lanud dan perumahan anggota (28/3). Hal ini dilakukan mengingat akhir-akhir ini sering turun hujan sehingga dimungkinkan banyaknya genangan air yang berpeluang besar sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk.
Danlanud WMI Letkol Pnb Wahyu Anggono menyampaikan “kita tidak boleh meremehkan keberadaan nyamuk di sekitar kita, sudah banyak korban berjatuhan gara-gara nyamuk. Terlebih lagi sekarang di Jawa mulai muncul adanya serangga jenis “Tomcat”. Walaupun di sini belum ada namun hal ini perlu kita waspadai. Untuk itu kita semua harus peduli terhadap kebersihan lingkungan. Bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk kepentingan diri kita sendiri”.

Penaburan Benih Ikan Lele di Kolam Lanud WMI

Dengan dipromotori oleh Ibu Ketua PIA Cabang 9/ D. II Lanud Wolter Monginsidi, ibu -ibu PIA mencoba untuk melakukan budidaya ikan lele. Hal ini didorong oleh langkanya ikan lele di pasar Kendari. Sehingga keberadaan kolam yang berada di saung galaksi ini dimanfaatkan untuk penabura benih.
Kegiatan ini berlangsung cukup meriah karena tidak sedikit ibu-ibu ini yang kebingungan memegang ikan lele. Bahkan ada juga yang takut. He…he…he…..